0

Dilarang men-Tuhan-kan amal...

Posted by Sinden Kata on 22.31
ini cerita dari seorang teman………
katanya, dalam rangka kejar setoran, mumpung lagi  njedug habis krungu pengajian. Siapa tahu bisa njedukke njenengan2.

Cerita Ringan Tentang Kang Paijo...

Setelah mendengar pengajian ust Yusuf Mansyur bahwa orang yang bersedekah akan dibalas oleh Allah 10x lipat , maka kang Paijo yang lugu ini langsung berinisiatif memanggil pengemis yang lewat di dpn rmh nya.

"ini pak, saya kasih sedekah 100 ribu. Kebetulan saya ada sedikit rejeki", ujar kang paijo sambil mulai berhitung matematis dalam hati. Allah sudah berjanji bahwa amal kita akan di balas 10x lipat, berarti nanti aku akan nerima uang 100.000 x 10 = 1 jt, batinnya.

Seharian dia leyeh2 di rumahnya, menunggu balasan 10x lipat yang sudah dijanjikan Allah itu. Tp uang 1 jt tak kunjung tiba. Mulai gundah lah dia,"wah...ki gusti Allah tenan po rak janjine tah?"

Melihat kegelisahan kang paijo, akhirnya malaikat lapor kepada Allah.

Malaikat : " Gusti, itu lho kang paijo menuntut balasan sedekah nya dari njenengan"

Gusti Allah : " Lho piye to?!...ket mau kan wes tak bales, kuwi catetan takdire Paijo hari ini dia ketabrak mobil, dan biaya berobatnya sampai satu juta. Catatan itu sudah dihapus dr td."

Alkisah karena kang paijo ngasihin duit 100 ribu nya ke pengemis td, akhirnya Kang paijo membatalkan rencananya untuk beli sarung ke kota. Padahal sebelumnya takdirnya dia akan ketabrak mobil ketika pergi membeli sarung itu, dan akan menghabiskan uang 1 jt untuk pengobatannya.

Inilah bahayanya klo kita bergantung pada Amal. Amal adalah kewajiban. Reward adalah kehendak Allah. Keduanya jgn disambung2kan. Bahaya paling akut adalah ketika kita memiliki keyakinan bahwa Amal itulah yg akan membawa kita ke surga, akhirnya kita men-tuhan kan amal kita.

Nah...ini lah konsep reward punishment yg seringkali kita, termasuk aku, tidak bisa memahami. Sering kesusu su'udzon ning Pengeran. Sebab'e siji....bergantung ning amal. Amal e rak salah, malah wajib, bergantung e kuwi sing salah.




Copyright © 2009 Sinden Kata All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.